Sudah sepuluh tahun mengabdi menjadi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar, Drs. I Wayan Gatra, M.Si., akan pensiun mulai akhir Agustus 2018 ini. Namun sehari dua hari menjelang puma bakti semangat seorang pemimpin asal Desa Sengkidu Kabupaten Karangasem ini tidak kehilangan semangat. Tetap membara dan terbukti mampu membakar semangat mulai dari stafnya, para IKM, forum Kepala Pasar se"Denpasar,anggota pedagang souvenir Denpasar dan organisasi lainnya sampai Duta Endek Kota Denpasar. Kegiatan ramah tamah Puma Tugas ini dilaksanakan Kamis (30/8) kemarin di Gedung Sewaka Dharma Lurnintang. Kanan salah seorang perajin Bali Tangi dan Spa IWayan Sukana mewakili para UMKM menyebutkan sudah sejak awal bahkan sebelum menjadi Kadis Perindag, sudah dikenal gigih memperjuangkan UMKM. Dan setelah menjadi Kadis Perindah menggantikan Kepala Dinas sebelumnya
I Dewa Ngurah Dharerdra dan semua program sebelumnya dijalankan dan dapat dilanjutkan dengan baik. Bahkan kepemimpinan Wayan Gatra lebih greget sehingga IKM terus dapat binaan lebih serius. "Ke depan terus ditingkatkan terutama untuk legalitas perijinan. Setelah masa pensiun diteruskan dengan aktivitas lainnya terutama mengabdi kepada masyarakat,” harapnya. Hal sama juga diakui Ketua forum pasarl Nyoman Suarta. Kepemipinan Wayan Gatra banyak kemajuam terutama pasar tradisional pasar desa melalui bantuan revitalisasi pasar tradisional. Di Denpasar revitalisasi pasar baik melalui dana APBN dan APBD.
“Kami berterima kasih dan penggantinya dapat bekerja sama dan melanjutkanprogramnya. Selain memperjuangkan dana perbaikan pasar juga dibuakan sekolah pasar yang dapat meningkatkan pelayanan di pasar,”ujar Suarta. Ucapan terima kasih juga datang dari perwakilan pedagang suvenir, bapak Ati bahwa semenjak dibina sistem penjualan da pelayanan lebih bagus.
Disperindag telah membina kegiatan penjualan dari hotel ke hotel dapat tambahan untuk menghidupi keluarga. Dan pembinaan sangat bagus sehingga penjual suvenir lebih terarah dan justru hasil lebih banyak Juga difasilitasi saat pameran. Sementara itu, Wayan Gatra terus menggelorakan untuk mau bekerja keras. Bekerja keras bukan pemaksaan, tapi dengan hati yang senang. Jika semua pekerjaan dilakukan dengan senang maka hasilnya akan lebih maksimal. Bekerja keras berdasarkah senang, lapang dada dan ikhlas maka hasilnya sangat luar biasa. Gatra mengakui selam 10 tahun menjadi Kadis Perindag Kata Denpasar telah mampu memperjuangkan dana APBD sebannyak Rp 75 miliar lebih, dana APBN Rp 111 miliar lebih dan sumbangan mesih senilai Rp 12 miliar untuk masyarakat Kota Denpasar melalui kegiatan seperti revitalisasi pasar dan lainnya.
Gatra menambahkan masih satu hari bertugassampsi 31 Agustus 2018.Padahal sebenarnya pension 1 Februari 2019, namun karena ingin mengabdi menjadi Caleg Denpasar Timur ‘dari Partai Nasdem maka wajib mundur akhir Agustus ini. Semenjak menjadi Kadis Perindag sudah banyak sekali program digagas untuk membangkitkan ekonomi sehingga masyarakat lebih sejahtera. Seperti Pasar Lais Meseluk, Pameran, Seminar,Workshop, Pelatihan dan banyak lainnya. Membantu mengarahkan dan mencarikan celah usaha dengan baik. Peningkatan SDM juga sudah dilakukan dengan baik. Karena dituntut oléh perkembangan zaman era globa. Memang selama ini pelaku usaha masih menunggu hasil, Kalau sudah ada dampak positif baru mau diajak untuk maju bersama ' sama. Seperti program ecommerce, dalam satu tahun baru ada respons dari pélaku usaha dan sekarang sudah hamper 1.000 pelaku usaha memanfaatkan ecommerce. Karena teknologi tersebut mampu megantarkan promosi sampai ke seluruh dunia. Juga merintis Gajah Mada Festival tahun 2008 lalu. Awalnya para pedagang di sepanjang jalan Gajah Mada menolak kegiatan tersebut, namun setelah satu dua kali dilaksanakan perhelatan tersebut malah sebaliknya mendukung sampai sekarang. Juga ide Pameran Tumpek Landep yang awalnya yang tidak setuju para pande. Karena takut akan ada persaingan. Tapi sekarang sangat dinikmati oleh para pande di Denpasar," kenang Wayan Gama yang tetap semangat dan akan terus mangajak memperjuangkan apa yang telah dilakukannya.
(copyright harian Bisnis Bali)
09 September 2025