Menu

PELATIHAN TRADING 0F BRANDING DESIGN DISPERINDAG KOTA DENPASAR

  • Kamis, 26 Februari 2015
  • 1108x Dilihat

Dalam rangka pelaksanaa kegiatan Peningkatan Sistem dan Jaringan Informasi Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar melaksanakan kegiatan Pelatihan Trading of Branding Design yang dilaksanakan pada tanggal 17 Februari 2015 bertempat di Ruang Rapat Kantor Disperindag Denpasar. Acara Pelatihan tersebut dihadiri oleh 20 perajin se Kota Denpasar yang bergerak di berbagai bidang usaha. Diantaranya perajin bordir, tas kulit, endek, handicraft dan pangan (makanan-minuman).

Acara dibuka tepat pukul 10.30 Wita oleh Bapak Kepala Dinas Perindag Kota Denpasar. Sebagai narasumber dalam pelatihan Trading of Branding Design adalah Ibu LK Budi Martini, SE.,MM. Beliau adalah dosen Universitas Saraswati. Tujuan diadakannya pelatihan Trading of Branding Design adalah untuk memberikan wawasan dan pengetahuan kepada peserta pelatihan tentang kemasan agar peserta mengetahui fungsi, kegunaan dan jenis kemasan yang dapat diterapkan pada produknya. Selain dapat memilih dan menghitung biaya pengemasan juga dapat mengetahui desain kemasan yang sesuai dengan produk yang dihasilkan.

Dalam pelatihan tersebut Ibu Budi menjelaskan tentang arti sebuah “merek” dalam suatu produk. Merek suatu produk harus dapat memberikan atribut, manfaat, nilai, budaya, kepribadian, dan pemakai. Adapun manfaat yang diperoleh dalam pemberian merek pada suatu produk adalah, memudahkan penjual dalam proses pesanan dan menelusuri masalah. Memberikan perlindungan hukum atas produk, memberikan kesempatan menarik pelanggan setia dan menguntungkan, membantu penjual melakukan segmentasi pasar serta membangun citra perusahaan, serta memudahkan perusahaan meluncurkan merek baru. Lebih lanjut Ibu Budi juga memberikan pengertian tentang “pengemasan”, dimana pengemasan itu mencakup semua kegiatan merancang dan memproduksi wadah atau pembungkus suatu produk. Selain itu “pelabelan” juga sangat penting didalam membuat sebuah kemasan. Label bisa berupa tempelan sederhana pada produk atau gambar yang dirancang dimana merupakan satu kesatuan dengan kemasan. Fungsi dari pelabelan adalah mengidentifikasikan produk atau merek, menentukan kelas produk, menjelaskan produk dan mempromosikan produk.

Dalam akhir pelatihan, para peserta diminta untuk menggambar logo perusahan masing-masing. Disana ibu Budi banyak memberikan masukan dan saran dalam pembuatan logo para pengrajin.