Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Denpasar melaksanakan Lomba Cipta Karya Kreatif. Lomba kali ini adalah yang ketiga kalinya dengan memperebutkan hadiah total senilai 110 juta rupiah. Jumlah total hadiah meningkat dari Lomba Cipta Karya Kreatif Yang kedua yang bernilai 60 juta rupiah. Peningkatan hadiah ini dilakukan melihat minat peserta lomba terus meningkat dengan sangat signifikan dan mengingat hasil lomba sangat bermanfaat bagi perkembangan usaha masyarakat.
Lomba yang diikuti 168 karya kreatif anak muda ini dibuka Sekda Kota Denpasar A.A.N. Rai Iswara, Jumat, 11 Desember 2015 di Denpasar Design Centre Jl. Melati DenpasarDengan kategori desain motif endek, desain kemasan endek, aplikasi konten mobile, desain produk inovatif, desain kemasan jajanan tradisional.
Sekda Kota Denpasar A.A.N Rai Iswara mengatakan dari perlombaan ini dengan eksistensi generasi muda terus ditunjukan lewat ruang kreativitas yang terus diberikan Pemkot Denpasar. Dari karya yang telah ditampilkan sangat inovatif dan memberikan manfaat besar kepada masyarakat. Seperti produk inovatif dari kemasanan jajanan pasar yang mampu memberikan daya tarik tersendiri bagi produk yang ditampilkan sehingga nantinya bisa dijadikan buah tangan atau oleh-oleh. Dari kegiatan ini tak terlepas dari program Pemkot Denpasar dengan memberikan kemanfaatan kepada masyarakat Kota Denpasar khususnya generasi muda untuk terus membangkitkan kreativitas dan inovasinya. Karena dari tuntutan kekinian tak terlepas dari kemauan kita bersama meningkatkan kualitas diri dari jiwa kreatif masyarakat yang tak terlepas dalam mempercepat pembangunan di Kota Denpasar. "Ruang kreatif telah dibuka lebar Pemkot Denpasar, seperti Denpasar Design Centre dapat dimanfaatkan masyarakat dengan baik, dari sosialisasi karya, dan pelatihan sehingga mampu bersinergi antar desain-desain inovasi anak muda yang ada," ujarnya.
Dalam ajang lomba kali ini ditambah kriteria kemasan jajanan tradisional. Karena selama ini jajanan tradisional belum memiliki kemasan yang menarik dan dapat menambah nilai jual. Peserta lomba ini diikuti dari kalangan pelajar, mahasiswa, swasta, komunitas, kreator dan umum dalam ranah kreativitas dan desain. Semenjak dilaksanakan lomba cipta karya kreatif telah dirasakan hasilnya. Pelaku industri kecil dan menengah di Denpasar sudah banyak yang membuat motif kemasan yang menarik untuk produksinya sehingga dengan kemasan dapat menambah nilai jual.
Terbukti, Denpasar Desain Center (DDC) yang melayani konsultasi desain, konsultasi HKI dan pembuatan barang cetakan kemasan terus mengalami peniingkatan pemesanan. Para IKM Denpasar dan Bali umumnya dapat memanfaatkan DDC dengan optimal yang melayani one stop service. Mulai dari berkonsultasi dan langsung membuat aneka cetakan kemasan dan lainnya.
Dalam lomba kali ini diantaranya, desain motif dan kemasan endek bertujuan mengembangkan seni budaya endek Bali, menggali ide kreatif dan apresiasi generasi muda dalam perancangan motif endek sekaligus kemasan endek.
Lomba aplikasi konten mobile guna meningkatkan terciptanya perangkat lunak berbasis mobile yang bertemakan seni budaya Bali, mendorong sinergi antara teknologi informasi komunikasi, kewirausahaan, seni dan budaya sebagai pilar kreativitas lokal yang menjangkau dunia global. Sementara kemasan jajanan tradisional untuk meningkatkan pemahaman peran pentingnya kemasan dapat memberikan nilai tambah produk. Desain produk inovaif dapat mendorong dan merancang masyarakat untuk dapat mengembangkan bentuk penemuan melalui desain alat motivasi yang berguna bagi masyarakat.
Melalui lomba cipta karya kreatif telah terbukti juga dalam memperkenalkan endek kepada masyarakat dunia. Terutama dalam pemilihan duta endek dapat menumbuhkan rasa cinta dan kebanggaan dikalangan remaja terhadap endek. Kemudian dapat mempromosikan dan mensosialisasikan ragam endek sebagai produk kearifan lokal serta menjadi salah satu potensi unggulan. Sebagai usaha peningkatan kemampuan personel pelayanan informasi dan promosi endek.
09 September 2025