MALAM INI, ENDEK AKAN PANCARKAN PESONANYA
Denpasar (denpasarkota.go.id), Sebanyak 111 model yang berasal dari gabungan karang taruna Kota Denpasar, mahasiswi ISSI Denpasar serta tak terkecuali Ibu-Ibu pimpinan SKPD dibawah komando Nyonya Selly D. Mantra, malam ini akan berlenggak-lenggok di atas catwalk untuk mempertontonkan busana endek rancangan para designer ternama Kota Denpasar. Demikian dikatakan Nyonya Selly D. Mantra usai melakukan gladi di depan Patung Catur Muka Denpasar, Selasa (28/12).
Dikatakan, walau pada kenyataannya pabrik tenun endek tradisional di Kota Denpasar amat sedikit keberadaannya, tidak menyurutkan niat Nyonya Selly D. Mantra untuk mengangkat kembali citra endek yang dulu pernah berjaya. Walaupun tidak terjun langsung dalam pengerjaannya, selaku istri orang nomor satu di Kota Denpasar serta menyandang Ketua Dekranasda Kota Denpasar paling tidak dirinya mampu berperan sebagai motivator bagi para pengrajin maupun para designer endek tidak hanya di Kota Denpasar bahkan di seluruh Bali. Bergabungnya para pengrajin maupun designer luar Bali membuktikan bahwa event ini sangat diminati bahkan tidak itu saja mahasiswi ISSI yang dilibatkan juga berasal dari berbagai negara seperti; Ukrainia, Yugoslavia, Yunani, Argentina, Serbia, Jepang dan Amerika turut menyemarakkan sebagai model. Saking besarnya keinginan Nyonya Selly untuk menjadikan endek sebagai produk tekstil unggulan, segala upaya terus dilakukan seperti menggelar Festival Pesona Endek dan Bordir 2010 dengan tema Kreasi Mode 2011 Dengan 100 % Produk Indonesia dengan melibatkan 25 pengrajin salah satu diantaranya Tude dan AAA. Hal ini sejalan dengan tema yang diusung Denpasar Festival 2010 yaitu Buana Citra Kara (Ranah Bertabur Kreasi Dan Prestasi). Bahkan tidak itu saja dirinya juga punya keinginan untuk
mewajibkan para pegawai negeri di lingkungan Pemkot Denpasar untuk mengenakan baju endek bebas setiap hari Jumat.
Dikemas dengan beragam kegiatan unggulan seperti; fashion on the street,malam peragaan busana, pameran tekstil, lomba design dan motif sketsa endek serta seminar diharapkan kegiatan ini mampu meningkatkan gairah para perajin maupun para designer untuk terus mengembangkan endek sehingga nantinya endek mampu menjadi salah satu produk unggulan Kota Denpasar. Dan karya-karya yang ditampilkan para perajin adalah karya inovasi yang dapat menjadi satu keragaman dalam ekonomi kreatif berbasis budaya unggulan Kota Denpasar dengan kreasi mode 2011 dalam 100 % Indonesia. Disamping itu dengan digelarnya Festival Pesona Endek Dan Bordir 2010 masyarakat Kota Denpasar diharapkan tidak lagi ragu-ragu mengenakan kain endek sebagai busana pilihan baik untuk acara resmi, santai maupun untuk kegiatan sekolah, ujarnya semangat. (Sdn)