Menu

LEWAT RAKOR, DISPERINDAG MANTAPKAN ‘’PETINGET RAHINA TUMPEK LANDEP 2017’’ DENPASAR

  • Senin, 07 Agustus 2017
  • 654x Dilihat

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar, memantapkan lagi kegiatan Petinget Rahina Tumpek Landep tahun 2017 di depan Museum Bali, 28 s.d. 31 Agustus mendatang, melalui rapat koordinasi (Rakor) teknis di ruang pertemuan kantor dinas setempat, di Gedung Graha Sewaka Dharma Lumintang, Senin (7/8). Dalam rapat ini, hadir Kabid Industri Disperindag Kota Denpasar, Nyoman Sudarsana; Kasi Industri Logam dan Mesin, IB Yoga Endharta; komunitas keris, pemerhati keris, Wayan Geria, dan Komang Astita; Paguyuban Kerus Nusantara, dan Forum Komunikasi Paguyuban Etnis Nusantara (FKPEN).

Kadis Perindag Kota Denpasar, Wayan Gatra, mengatakan Petinget Rahina Tumpek Landep memasuki tahun kesembilan kalinya, setelah sukses pada tahun 2009 s.d. tahun 2016 lalu. ‘’Kegiatan Petinget Rahina Tumpek Landep tahun ini, diadakan secara rutin Disperindag Kota Denpasar dan kami harapkan lebih baik lagi dan terus meningkat dari tahun sebelumnya,’’ kata Gatra.

Sementara Kabid Industri Disperindag Kota Denpasar, Nyoman Sudarsana, menambahkan Petinget Rahina Tumpek landet tahun ini mengankat tema Tumpek Landep sebagai Hari Pusaka. Sedangkan tema Kirab yakni pemuliaan sinergi keris, subak, seni tari Bali sebagai warisan budaya dunia, serta tema sarasehan yakni jelajah holistik tumpek landep sebagai hari Pusaka lokal dan regional. ‘’Petinget Rahina Tumpek Landep ini untuk meningkatkan pemahaman tentang makna dan peranan hari Tumpek Landep sebagai motor penggerak teknologi di Bali yang tercipta dari ketajaman adnyana atau pikiran, dan mendalami secara holistik tentang nilai dan filosofi keagungan keris pusaka Indonesia, dan warisan budaya dunia terkait kekayaan, keragaman dan kejeniusan keris nusantara,’’ ujar Sudarsana.

Selain itu, Petinget Rahina Tumpek Landep ini juga untuk memahami secara holistik konsep Denpasar sebagai kota cerdas, memahami aspek ekonomi kreatif dalam kerajinan logam, mendalami peranan, fungsi dan manfaat teknologi digital dalam pengembangan dan optimalisasi dinamika kerajinan logam sebagai sumber mata pencaharian, serta memotivasi para perajin khususnya pade besi dan emas, perak di Kota Denpasar untuk dapat meningkatkan produktivitas dan kreativitasnya dengan bertukar pikiran dengan sesama perajin. ‘’Petinget Rahina Tumpek landep tahun ini akan melibatkan 90 orang peserta, dengan stan bursa keris, stan pameran produk sebanyak 24, 5 stan kuliner, dan satu stan panitia,’’ ucapnya.

Untuk pembukaan Petinget Rahina Tumpek Landep tahun 2017, di depan Museum Bali, 28 Agustus mendatang, akan dibuka Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra. Pada saat pembukaan juga akna dipentaskan seni tari dan tabuh anak-anak Banjar Tegeh Sari, Tonja, yang dilanjutkan dengan tarian kreasi baru yakni tari Baris Landep yang menggambarkan kewibawaan Keris Bali. ‘’Pada pembukaanjuga akan dilaksakan kirab dengan mengarak keris Denpasar dengan panjang 1 meter. Selain kirab juga dilaksnakan pameran keris, bursa keris, sertifikasi keris, pameran kerajinan produk pande besi, emas perak dan kerajinan lainnya, sarasehan, dan kesenian tradisional yaitu FKPEN Bali, 28 Agustus pukul 20.00 Wita, Wayan Cenk Blonk, 29 Agustus pukul 20.00 Wita, Bondres rare Kual, 30 Agustus pukul 20.00 Wita, dan Bondres MKP Bali, 31 Agustus pukul 20.00 Wita,’’ tandasnya.