Menu

INKUBATOR BISNIS KOTA DENPASAR DIRESMIKAN

  • Rabu, 24 Februari 2010
  • 1719x Dilihat
Denpasar (Denpasarkota.go.id), Dalam rangka pengembangan sektor UKM (Usaha Kecil Menengah) perlu wadah serta dukungan fasilitas yang memadai. Seperti “Inkubator Bisnis” yang dibangun Pemerintah Kota Denpasar diharapkan mampu memberi dukungan yang lebih besar terhadap pengembangan sektor UKM kedepan. Demikian dikatakan Walikota Denpasar I B Rai D.Mantra saat meresmikan “Inkubator Bisnis” dilantai V Pasar Kumbasari Jumat (19/2). Hadir pula dalam kesempatan tersebut Sekkot Denpasar Rai Iswara, DPRD Kota, seluruh jajaran SKPD, Unsur Muspida, Praktisi, Ilmuwan, Perajin, Pengusaha dan Undangan Lainnya. Walikota juga mengatakan, pendidikan merupakan media yang efektif dalam menumbuhkan dan mengembangkan mental berwirausaha. Dalam era persaingan global seperti sekarang ini, pengembangan ekonomi kreatif merupakan wujud optimisme serta luapan aspirasi untuk mendukung mewujudkan Denpasar Kota Kreatif Berbasis Budaya Unggulan. Untuk itu yang pertama dilakukan adalah memberdayakan masyarakat itu sendiri serta melengkapinya dengan perangkat dan fasilitas yang memadai. “Dengan dibangunnya wadah pengembangan bisnis ini saya harap para perajin dan pengusaha makin termotivasi untuk mengembangkan usahanya serta makin percaya diri dalam menghadapi tantangan global”, ujarnya. Dalam acara peresmian tersebut juga dilakukan pengukuhan Asosiasi Perajin Pande Besi Kota Denpasar dan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama dengan Fakultas Ekonomi UNUD, Fakultas Teknologi Pertanian UNUD, ISSI Denpasar, Politeknik Negeri Bali, STIMIK STIKOM Bali dan Pt. Telkom oleh Sekkot Denpasar Rai Iswara mewakili Pemerintah Kota Denpasar. Usai penandatangan kerjasama dilanjutkan dengan penandatangan prasasti oleh Walikota Rai Mantra lanjut penekanan video bumper tanda diresmikannya “Inkubator Bisnis”. Sementara Kadis Perindag Drs. I Wayan Gatra, M.Si dalam laporannya menjelaskan tentang fasilitas yang ada di “Inkubator Bisnis” seperti ruang kantor, ruang pelatihan dan E-Comerce yang semua dilengkapi dengan perangkat komputer, sanggar telematika dan Hot Spot. Saat memasuki ruang pelatihan, 50 orang peserta dari berbagai kalangan terlihat tekun mendengarkan penjelasan para tutor. Indra salah seorang dari peserta tersebut mengatakan bangga dan terimakasih kepada Bapak Walikota karena beliaulah dirinya bisa ikut serta dalam pelatihan ini dan tanpa dipungut biaya alias gratis. Seraya menghimbau kepada para pengusaha pemula atau generasi muda atau siapapun untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan ini, ujarnya bangga. (Sdn)