Menu

TAMPIL MINIMALIS CERMIN MASYARAKAT KOTA

  • Selasa, 14 Juni 2011
  • 537x Dilihat
TAMPIL MINIMALIS CERMIN MASYARAKAT KOTA
Perhelatan Pesta Kesenian Bali ke 33 telah dimulai. Secara resmi telah dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Bapak Susilo Bambang Yudhoyono pada Jumat (10/6) lalu. Dewan Kerajinan Nasional masing-masing kabupaten/kota mempromosikan pengrajin-pengrajin binaannya dalam stand Dekranas yang dibiayai sepenuhnya oleh pemerintah kabupaten/kota. Demikian pula Dekranasda Kota Denpasar, membawa 3 perajin binaan untuk mempromosikan produk-produk unggulannya. Mereka adalah Isaku Bali perajin bokor dan dulang, pande Waja perajin pande besi serta Bank Sampah yang mengolah limbah menjadi produk bernilai jual. Lokasi standpun tetap disebelah selatan Gedung Ksirarnawa. Stand-stand Dekranasda Kabupaten Kota berjejer dari timur ke barat. Melihat penampilan masing-masing stand, stand Dekranasda Kota Denpasar memang tampak agak berbeda. Apabila stand kabupaten lain menonjolkan ornament dan dekorasi beraneka ragam bentuk dan rupa, stand Kota Denpasar justru tampil simple dan minimalis. Ditanya tentang hal ini, salah satu penjaga stand mengatakan bahwa minimalis adalah cermin masyarakat kota. “Di kota kan lahannya sempit jadinya banyak rumah yang didisain minimalis. Yang penting kan fungsinya terpenuhi. Gitu juga standnya Denpasar. Hiasannya minimalis jadinya nggak ribet. Orang lihat dari luar nggak sumpek. Kalo terlalu banyak hiasan, kelihatan dari luar sudah rame dan sumpek jadinya orang malah bisa males masuk. Ato jangan sampe hoasan dekorasinya malah lebih rame dari produk yang dipamerin,” ujarnya panjang lebar. Hal tersebut mungkin benar adanya. Masyarakat di kota besar lebih banyak menginginkan kepraktisan, efektif dan efisien dengan tentunya tidak sepenuhnya meninggalkan aspek estetika. Ditemui di arena PKB, Kabid Bina Usaha Made Saryawan seijin Kadis Perindag mengatakan, model stand semacam ini telah teruji di pameran tingkat nasional. Dalam ajang pameran di luar Bali tersebut, stand minimalis selalu menjadi pilihan. Selain mengutamakan kepraktisan dan mudah dibawa, fungsi dekorasi dan display produk tetap terlaksana dengan tentunya tidak meninggalkan ciri khas Bali yang menjadi taksu dalam setiap kegiatan. Bagi masyarakat yang berkunjung ke PKB dipersilakan untuk melihat-lihat produk unggulan Kota Denpasar di Stand Dekranasda Kota Denpasar. (up)