SINERGIKAN INSTANSI TERKAIT DUKUNG PROGRAM PEKENAN LAIS MESELUK DENPASAR
Setelah selasa lalu Dinas Perindag mengundang unsur Camat dan Lurah/Desa se Kecamatan Denpasar Selatan, maka Kamis (19/2) kemarin, leading sektor kegiatan Pekenan Denpasar ini mengundang unsur-unsur instansi terkait guna mendukung pelaksanaan kegiatan yang bertajuk Pekenan Lais Meseluk Denpasar. Seperti diberitakan sebelumnya, Dinas Perindag akan melaksanakan kegiatan ini di Kecamatan Denpasar Selatan pada tanggal 7 s/d 9 Maret 2009 mendatang dan menyusul di tiga kecamatan lainnya di Kota Denpasar. Sadar akan pentingnya sinergi dari segenap instansi terkait, Kepala Dinas Perindag I Wayan Gatra minta dukungan dari rekan-rekan sejawatnya untuk ikut mensukseskan kegiatan ini. Hadir dalam rapat tersebut unsur Kepolisian, Dinas Kesehatan, PD Parkir, Dinas Perhubungan, Dinas Kebudayaan, unsur Desa Sesetan, Dinas Infokom, Dinas Catatan Sipil, Dinas DKP, Badan Penanggulangan Bencana, Dekranasda, dan Protokol Kota Denpasar serta Deva Gae Selaras selaku event organizer kegiatan.
Dalam pertemuan tersebut dibahas teknis pelaksanaan kegiatan meliputi maping lokasi, parkir, keamanan, serta partisipasi instansi dalam mengisi acara nanti. Pengaturan lalu lintas akan ditangani oleh Dinas Perhubungan Kota Denpasar beserta petugas Polantas. Jalan Raya Sesetan yang menjadi jalur kendaraan dari pusat kota ke arah Bandara dan sebaliknya menjadi perhatian utama. Antisipasi kemacetan baik dari kendaraan pengunjung maupun masyarakat yang kebetulan lewat dan penasaran melihat aktivitas yang ada harus direncanakan. “Apakah harus ada pengalihan jalan atau tidak, sesuai kajian yang akan dilakukanâ€, demikian diungkapkan unsur Kepolisian dan Dinas Perhubungan.
Selain lalu lintas, parkir adalah masalah serius selanjutnya. PD Parkir beserta unsur Desa Sesetan merencanakan lahan parkir pengunjung di sebelah selatan, barat dan utara lapangan. Lapangan voli, lahan bersemak di sekitar lapangan dan halaman PGSD menjadi alternatif lahan parkir. “Nanti konfirmasi saja kepada kami, di Kantor Desa ada mesin pemotong rumput yang siap digunakanâ€, ujar perwakilan dari Desa Sesetan. Petugas dari PD Parkir pun diminta tegas dalam menjalankan tugas. Lahan mana yang digunakan sebagai lahan parkir agar tidak terjadi lahan yang seharusnya tidak boleh ada kendaraan justru digunakan lahan parkir. Ini penting untuk menjaga kerapian dan keamanan kendaraan pengunjung.
Pengamanan lokasi melibatkan unsur Satpol Pamong Praja, Kepolisian, Hansip dan Pecalang. Sinergi instansi terkait ini diharapkan dapat mengamankan lokasi dari segala kemungkinan mengingat tingginya mobilitas pengunjung nanti. Bertolak dari pengalaman Gajah Mada Town Festival Desember lalu, pengunjung mencapai angka 4.00 orang per hari.
Dinas Kesehatan diharapkan memberikan pembinaan kepada pedagang makanan agar memperhatikan unsur higienitas dan kebersihan barang dagangannya. Selain sebagai unsur edukasi dan pembiasaan hidup bersih terutama dalam berusaha, tentunya ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung yang menyantap hidangan. Unsur-unsur lain seperti Dinas Infokom, Dinas Kebudayaan, Dekranasda, Badan Penanggulangan Bencana, Dinas Catatan Sipil diharapkan dapat menggunakan kesempatan ini untuk mensosialisasikan program-programnya kepada masyarakat seperti mobil MCAP, KTP Keliling, sosialisasi penanganan bencana, serta kemungkinan acara lainnya.
Deva Gae Selaras selaku event organizer mempersilakan instansi yang ingin mengisi acara agar berkoordinasi lebih lanjut untuk slot waktu. Kegiatan ini akan berlangsung dari pukul 10.00 s/d 22.00 WITA dan acara hiburan akan dimulai sore hari. Hiburan akan mengetengahkan peran STT di Kecamatan Denpasar Selatan yang telah dibina Dinas Kebudayaan untuk mengisi acara. Pekenan Lais Meseluk ini akan menampilkan produk kerajinan atau disebut Pekenan Kriya, makanan tradisional atau disebut Pekenan Lawas dan Pekenan Kinijani yang menjual kebutuhan sehari-hari. (up)