SIDAK PRODUCT KEDALUWARSA
Dalam rangka menyambut hari raya Idhul Fitri, pada Hari Kamis, 25 Agustus 2011, tim gabungan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar dipimpin Kepala Bidang Kerjasama dan Perlindungan Dewa Made Puspawan, melaksanakan monitoring harga kebutuhan pokok dan sidak komoditi daging sapi, dan ayam, makanan kedaluwarsa, maupun kemasan. Tujuan Sidak kali ini adalah untuk melindungi hak-hak konsumen terhadap barang-barang kebutuhan pokok sehari-hari terutama kebutuhan akan daging menjelang hari raya. Tim yang terlibat dalam sidak kali ini berasal dari berbagai unsure seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar, Dinas Trantib, Dinas Kesehatan, Dinas Peternakan dan Balai POM Denpasar.
Lokasi pertama yang dituju adalah Pasar Kereneng, di lokasi ini daging yang dijual masih dalam keadaan segar dan masih sudah memenuhi standar kesehatan, demikian pula dengan timbangan para pedagang rata-rata sudah ditera, tetapi masih kelihatan kotor. Pedagang langsung diberikan pembinaan terkait dengan kebersihan dan tera alat ukur. Sasaran berikutnya adalah toko beras, gula dan minyak goreng, disini tidak ditemukan makanan kedaluwarsa, demikian juga stok bahan pangan tersedia cukup banyak.
Tim Kemudian menyasar Pasar Sanglah, dilokasi ini tim menemukan ayam kampung yang dijual masih utuh tanpa dikeluarkan isi perut dan temboloknya, ayam seperti dikawatirkan akan terkontaminasi bakteri ecoli sehingga tidak layak untuk dikonsumsi, tim menyarankan agar ayam tersebut dibersihkan terlebih dahulu baru dijual kepada masyarakat. Di Lokasi ini tidak ditermukan makanan kedaluwarsa maupun kemasan yang tidak memenuhi syarat.
Lokasi ketiga yang disasar adalah Swalayan Hardy,s Ramayana Sesetan. Tim memeriksa parsel, dan tidak ditemukan produk kedaluwarsa, kemudian tim lanjut memeriksa makanan dan minuman yang dijual di swalayan, dan tidak menemukan produk yang kedaluwarsa.
Selain kedua lokasi di atas tim menyasar Swalayan Tiara Grosir, tim memeriksa parsel, serta makanan minuman yang dijual diswalayan ini. Tim tidak menemukan makanan kedaluwarsa, maupun kemasan rusak (bid 3).