PESONA ENDEK DITAMPILKAN PADA AJANG PEKAN FLORI FLORA NASIONAL
Denpasar (denpasarkota.go.id), Denpasar selain dikenal sebagai Kota Budaya juga dikenal sebagai Kota Tekstil terutama keindahan produk tenun tradisional endek. Endek Denpasar yang memiliki keindahan corak dan motif yang khas dibanding daerah lainnya harus terus dikembangkan sehingga mampu menjadi salah satu produk unggulan Kota Denpasar. Kini, image tua, kuno, dan formal pada seni tenun endek sudah bergeser. Sejalan dengan melajunya zaman, endek Bali menjadi bagian mode, dapat diaplikasikan dengan aneka bahan, di antaranya bordir, sulam, payet dan lukis. Endek dapat dikenakan di beragam kesempatan serta oleh segala kalangan dan usia. Untuk lebih mempopulerkan endek di kalangan masyarakat, pejabat dan pengusaha, besok akan diadakan fasion show yang bertajuk Malam Puspa Ragam Warna Kreasi Endek, Songket dan Bordir di arena Pameran Pekan Flori Flora Nasional (PF2N) di kawasan Pantai Matahari Terbit Sanur. Hal ini dikatakan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar yang juga Ketua Dekranasda Kota Denpasar Ny. IA Selly Mantra ketika ditemui dikediamannya, Kamis (17/11).
Lebih lanjut Selly Mantra mengatakan fashion show ini diikuti 20 desaigner perajin Kota Denpasar dan 50 fashioner dari Karang Taruna dan Teruna Teruni Kota Denpasar. Dijelaskan endek adalah salah satu kekayaan peninggalan budaya nenek moyang kita yang tak ada duanya di dunia. Sesungguhnya tenunan ini sangat bisa dikembangkan dengan kreativitas tanpa harus kehilangan ciri dasar tenunannya. Corak baru tidak akan menghilangkan motif tradisional, melainkan memperkaya khasanah tenun ikat Bali. Menurutnya, jika ingin endek lebih maju, kuncinya adalah mengembangkan motif tradisional yang kaya ragam menjadi motif modern yang berorientasi pada pasar global. Selain itu Ibu tiga putra ini ingin pengembangan warisan budaya ini kiranya muncul dari ide kreatif para pengrajin endek dan bordir se-Kota Denpasar. Desain endek kedepannya bisa lebih gaya, simpel dan mengikuti tren. Endek tidak hanya tampil elegan namun dapat pula terlihat modis, kasual dan sporty yang bisa menjadikan respon pasar lebih ramai.
â€Pesona Endek Bordir Denpasar merupakan salah satu produk unggulan berbasis budaya. Endek Denpasar dengan design yang spesial salah satunya adalah memodifikasi dengan memadukan bordir di bagian ujung dan inilah keindahan Endek Denpasar,†katanya. Ibu yang dikenal ramah ini punya obsesi endek bisa menjadi busana siap pakai dengan beragam pilihan model. Menurutnya tidak perlu canggung atau kurang pede jika mengenakan endek. Oleh karenanya tidak ada salahnya dari sekarang kita berbuat atas nama endek.
Ditambahkan selama ini, Dekranasda Kota Denpasar menjalin kerja sama dengan Disperindag Kota Denpasar dalam membina pengrajin agar selain memunculkan variasi produk kain yang bermutu tinggi juga mampu memberikan harga yang terjangkau dan menjadi produk unggulan Ibu Kota Provinsi Bali yang banyak dicari. Begitu juga dengan bordir bisa menjadi perpaduan yang indah serta kesan berbeda kepada mata yang memandang busana kita. “Sebab pada kenyataannya orang ingin tampil menawan tiap saat, bukan hanya saat tertentu,“ lanjutnya. Salah satu cara memberikan dorongan, peluang dan ruang lebih besar kepada pengrajin kain tersebut, dipaparkannya dengan menghadirkan semua komponen yang terkait endek dan bordir di ajang Pekan Flori Flora Nasional serta Sanur Village Festival di kawasan Pantai Matahari Terbit Denpasar. (Dw)