PEMBINAAN PENGRAJIN BAMBU
Pengembangan ekonomi kerakyatan pada Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Kota Denpasar tahun 2008 dilaksanakan melalui kegiatan penguatan kemampuan industri berbasis teknologi dengan fokus pembinaan adalah pengrajin bambu. Pembinaan dilaksanakan tanggal 28 April 2008 dibuka oleh Kasubdin Perindustrian di Desa Peninjaoan dan di Banjar Poh Manis Desa Penatih Dangin Puri. Pengrajin yang dibina sebanyak 22 orang dengan materi pelatihan adalah mengenai peningkatan jiwa keriwausahaan, peningkatan kemampuan usaha, mutu, pemasaran dan dari segi permodalan. Pengrajin sangat antusias menerima pembinaan dan ingin mengembangkan lebih lanjut industri kerajinan bambu ini. Dari pembinaan nampaknya yang menjadi kendala pengrajin dalam mengembangkan usahanya adalah masalah bahan baku, karena bahan baku yang dipakai adalah bambu santong yang sangat sulit bahan bakunya serta harganya yang mahal, karena bambu ini adalah bahan baku yang kualitasnya sangat bagus untuk kerajinan bambu terutama gedeg. Setelah berakhirnya pelatihan ini peserta akan diajak melakukan study banding ke daerah Bangli karena Bangli merupakan sentra kerajinan bambu di Bali, dengan demikian wawasan daripada pengrajin akan lebih luas dan bisa menyerap teknik pengembangan kerajinan bambu (sar)