Menu

PASAR SINDHU DAN PASAR SUWUNG BATAN KENDAL JUARA NASIONAL

  • Kamis, 17 Maret 2011
  • 3807x Dilihat
PASAR SINDHU DAN PASAR SUWUNG BATAN KENDAL JUARA NASIONAL
Denpasar (denpasarkota.go.id), Kebarhasilan Pemerintah Kota Denpasar dalam menata pasar tradisonal dengan melakukan revitalisasi pasar tidak sia-sia. Hal ini dibuktikan dengan berhasil diraihnya piagam dan plakat tingkat nasional oleh dua pasar tradisional yaitu pasar Sindhu Sanur dan pasar Suwung Batan Kendal yang dua-duanya Kecamatan Denpasar Selatan. Penghargaan tingkat nasional dari Kementerian Perdaganan RI ini diserahkan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, Gede Darmaja kepada Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara mewakili Walikota di ruang kerjanya, Kamis (17/3). Kadis Perindag Provinsi Bali Gede Darmaja dalam kesempatan tersebut mengatakan keberhasilan pasar Sindu dan pasar Batan Kendal sebagai juara nasional setelah evaluasi oleh Kementerian Perdagangan RI melalui Dirjen Standarisasi dan Perlindungan Konsumen. Dalam evaluasi tersebut kedua pasar tradisional mewakili Provinsi Bali dan bersaing dengan 33 provinsi se-Indonesia. “Dari dua pasar yang dikirim untuk mewakili provinsi Bali, dua-duanya meraih juara nasional,” ujar Darmaja. Dalam evaluasi dilaksanakan tersebut kedua pasar ini telah memenuhi enam kreteria yaitu penggunaan UTTP (ukuran, takaran, timbangan dan perlengkapan) yang benar, kebersihan, kenyamanan, pengelolaan, penataan dagang dan lokasi strategis. Keberhasilan kedua pasar tradisional meraih juara nasional tidak terlepas dari komitmen Walikota Denpasar dalam merevitalisasi pasar tradisional. Terkait dengan keberhasilan ini menurut Darmaja kedua pasar berhasil meraih piagam Pasar Tertib Ukur Tahun 2011. Dengan berhasilnya pasar Sindu dan pasar Suwung Batan Kendal meraih juara nasional tentunya akan dapat meningkatkan citra pasar tradisional dimata konsumen. Disamping itu keberhasilan ini diharapkan dapat memotivasi pasar tradisional lainnya untuk terus melakukan penataan sehingga mampu bersaing dengan pasar-pasar modern. Sementara Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara yang didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar Wayan Gatra serta Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar, Rahoela, dalam kesempatan tersebut mengatakan keberhasilan ini tidak terlepas dari komitmen Walikota Denpasar yang mendapat dukungan dari masyarakat untuk terus melakukan penataan pasar tradisional melalui revitalisasi pasar tradisonal. “Penghargaan ini merupakan salah satu motivasi bagi Pemkot Denpasar untuk terus merevitalisasi pasar tradisonal agar tetap eksis ditengah perkembangan pasar modern,” ujar Rai Iswara. Lebih lanajut Rai Iswara menambakan penataan pasar tradisional mutlak dilakukan mengingat keberadaannya sangat strategis dan salah satu pengembangan ekonomi kerakyatan. Untuk melakukan perubahan ini diperlukan komitmen tidak hanya dari pemerintah namun juga dari kalangan masyarakat, swasta dan pedagang itu sendiri. Sejak dua tahun terakhir Pemkot Denpasar terus mengupayakan revitalisasi pasar tradisional danan memberikan motivasi bagi beberapa pasar tradisional sehingga nampak lebih bersih, aman dan nyaman serta dapat disebut sebagai pasar ramah dan segar. Dalam kesempatan tersebut Rai Iswara mengharapkan keberhasilan pasar Sindu dan pasar Suwung Batan Kendal dapat menjadi motivasi bagi pasar tradisional lainnya untuk terus melakukan penataan.(Gst)