PASAR AGUNG PENINJOAN LEBIHI TARGET
Denpasar (denpasarkota.go.id), Proyek Pasar Agung Peninjoan yang merupakan program revitalisasi Pemkot Denpasar dalam menata pasar-pasar tradisional ternyata melebihi target yang telah ditetapkan. Dari rencana target 22 persen ternyata kontraktor pelaksana mampu melebihi target yakni 40 persen. Hal ini terungkap saat sidak yang dilakukan Sekkot Denpasar AA. Ngurah Rai Iswara, Senin (31/10). â€Dari segi target pekerjaan rekanan sudah mampu melebihi target, namun saya minta kualitas perkerjaan harus tetap diperhatikan. Saya tidak ingin kontraktor hanya mengejar target namun mengabaikan kualitas. Kualitas pekerjaan harus tetap menjadi prioritas,†Rai Iswara kepada perwakilan kontraktor.
Rai Iswara yang didampingi Kadisperindag Wayan Gatra pada kesempatan tersebut juga meminta agar kepada Kepala Pasar tetap melakukan pengawasan serta mulai sekarang memperhatikan dan mengatur pasca selesainya pembangunan pasar. â€Dari sekarang hendaknya dipolakan pengaturan pedagang sehingga nantinya tidak menimbulkan masalah dalam pemindahan pedagang ke pasar baru yang selesai dibangun. Kalau tidak dipikirkan dari sekarang nantinya bisa saja menimbulkan protes dari pedagang terhadap penempatan para pedagang,â€kata Rai Iswara. Pembangunan fisik Pasar Agung Peninjaoan ini mendapat bantuan dari Kementerian Perdagangan senilai 6,7 M dikerjakan oleh PT. Alit Wirajaya. Proyek ini diharapkan bisa selesai pada awal Desember mendatang dan menurut rencana akan diresmikan oleh Menteri Perdagangan pada 28 Desember mendatang.
Kepala pasar Agung Nyoman Suwarta mengatakan pasar ini nantinya mampu 338 pedagang, yang terdiri pedagang yang menempati Kios, Los dan pelataran. Menurut Suwarta dengan adanya program revitalisasi pasar ini perekonomian warga masyarakat di Peguyangan Kangin dan sekitarnya akan makin menggeliat dan dapat bersaing dengan pasar-pasar modern yang telah ada.
Terkait dengan adanya beberapa proyek di Denpasar yang mengalami kemoloran, Rai Iswara dengan tegas meminta agar rekanan atau kontraktor yang mengambil proyek harus terus menggenjot pekerjaaan. â€Jangan hanya bekerja pada siang hari. Sekarang kan jaman sudah canggih, malam hari pun bisa bekerja, sehingga bisa mengejar target pekerjaan. Saya tidak ingin mendengar alasan macam-macam dari rekanan sehingga tidak mencapai target. Nah disinilah diperlukan perencanaan yang matang. Jangan setelah mendapatkan proyek sekarang baru mencari-cari alasan, ini sudah tidak benar,†kecam Rai Iswara. Selain meninjau pembangunan Pasar Agung, Sekkot Rai Iswara juga sempat meninjau pelayanan di Puskesmas I Denpasar Timur di daerah Tanjung Bungkak dan Puskesmas II Denpasar Timur di wilayah Penatih Dangin Puri. (Dw)