OMSET PERAJIN DENPASAR LAMPAUI RP. 1,4 MILYAR DI AJANG PKB KE 33
Taksu Pesta Kesenian Bali sebagai tempat berkreativitas segenap insan kreatif Bali memang telah mendunia. Ajang yang tahun ini digelar untuk ke 33 kalinya, mulai 10 Juni hingga 9 Juli lalu, selalu menyedot pengunjung dari pelosok nusantara bahkan dunia. Perannya untuk mempromosikan kesenian dan produk unggulan Bali memang tak bisa terbantahkan.
Produk-produk hasil buah tangan masyarakat Bali selalu ditampilkan. Tak ketinggalan produk dari perajin di Kota Denpasar. Pada PKB tahun 2011 ini omset perajin Kota Denpasar bahkan menembus nilai Rp. 1.402.328.800,-. Jumlah tersebut berasal dari peserta pameran kerajinan di stand aktif (mandiri) dan stand Dekranasda.
Ketua Dekranasda Kota Denpasar I.A.Selly D. Mantra yang didampingi Kepala Dinas Perindag Drs. Wayan Gatra,MSi. mengungkapkan, ajang pameran baik lokal maupun nasional bahkan luar negeri merupakan peluang mempromosikan aneka produk unggulan secara maksimal. Ajang pameran lokal selama ini memang Pameran PKB yang paling tepat sasaran, selain ajang lainnya yang juga bergengsi.
“Dalam ajang Pameran PKB ke 33 tahun 2011 ini peserta dari Kota Denpasar cukup mendapat respon positif dari pengunjung. Buktinya untuk nilai transaksi pameran pasif terjadi peningkatan hamper 100 persen. Tahun 2010 nilai transaksinya Rp. 46.855.650, sedangkan untuk tahun ini Rp. 92.759.800. Ini membuktikan aneka produk unggulan perajin Denpasar mendapat respon positif dari pengunjung†katanya. Ia berharap perajin Denpasar yang belum pernah mengikuti ajang pameran bergengsi di Bali ini agar menjadi peserta aktif. Karena kesempatan untuk berkreasi dan memajang produk lebih leluasa dan mampu menampilkan aneka produk lebih bervariasi.
Kadis Perindag Wayan Gatra menambahkan, dilihat dari total omset yang disurvey, para pengunjung baik pembeli baru maupun pelanggan tetap masih antusias membeli produk unggulan lokal Kota Denpasar seperti produk spa, fashion bordir dan endek, kerajinan pande besi dan handycraft lainnya. Disamping itu, pihak pemerintah Denpasar melalui Disperindag juga membagikan brosur e-commerce dengan tema yang diusung “Aku Cinta Indonesia Dengan Menggunakan Produk Unggulan Kota Denpasarâ€.
(up)