Menu

FAKTA 90 % UANG DI DUNIA DIKUASAI 5% ORANG

  • Jumat, 16 Desember 2011
  • 1454x Dilihat
FAKTA 90 % UANG DI DUNIA DIKUASAI 5% ORANG
Kalimat dalam judul diatas diungkapkan oleh ibu Diah Chandra Dewi. Seorang motivator dan trainer bagi pengusaha muda di Bali. Uang-uang didunia tersebut dikuasai oleh orang-orang yang telah mencapai kebebasan secara finansial. Kenapa hal ini bisa terjadi ? Kenapa banyak orang TIDAK KAYA/SUKSES ? Menurutnya ada beberapa alasan yang mendasari pribadi masing-masing orang yaitu orang tersebut tidak memiliki tujuan hidup yang jelas, menganggap tujuannya mustahil dicapai, tidak memiliki strategi yang berhasil, tidak melakukan tindakan sesuai rencana, tidak melakukan monitoring dan evaluasi terhadap tindakannya selama ini, mudah menyerah, terlebih lagi mudah terpengaruh cibiran orang lain. Lanjutnya lagi, langkah pertama yang harus dilakukan untuk menjadi kaya/sukses adalah menetapkan tujuan yang jelas dan mantap. Tujuan tersebut harus menggunakan kata-kata positif, spesifik dan yang terpenting harus dilaksanakan sesegera mungkin. Untuk cepat sukses dituntut harus banyak belajar dan bisa menunda kesenangan. Ibu Diah Candra Dewi adalah salah satu pemateri yang membagi pengetahuannya dalam Pelatihan Enterpreneurship Bagi Siswa Siswi Tingkat SMA di Kota Denpasar yang digelar Dinas Perindag Kota Denpasar. Selain ibu Diah, ada 5 pemateri lain dari Universitas Udayana yang ambil bagian. Pelatihan yang digelar hari Selasa (13/12) sampai Kamis (15/12) kemarin mengambil tempat di UKM Centre Inkubator Bisnis Kota Denpasar Lt. V Pasar Kumbasari. Sasarannya adalah 25 orang siswa siswi SMA/SMK di Kota Denpasar yang berasal dari SMK Erlangga, SMA 1 Saraswati, SMKN 5 Denpasar, SMK PGRI 5 Denpasar, SMKN 3 Denpasar dan SMK TP 45 Denpasar. Panitia pelaksana Laxsmy Saraswaty mengatakan, pelatihan ini adalah tindak lanjut dari pembinaan yang dilakukan sejak digelarnya Denpasar Book Fair Nopember silam. “Dalam Book Fair kemarin, kami telah memberikan kesempatan bagi siswa siswi untuk menggelar hasil kreasinya dalam bentuk kuliner, untuk itu kami juga ingin adik-adik yang telah memiliki basic keterampilan di bidang kuliner bisa berkembang menjadi wirausaha muda” katanya. Seperti diketahui, dalam Denpasar Book Fair Nopember lalu terdapat stand-stand kuliner yang menjual aneka makanan dan minuman seperti jajanan basah,kue-kue kering,roti dan aneka minuman. Produk kuliner tersebut dipersembahkan oleh siswa siswi tingkat SMA di Kota Denpasar. Diharapkan dengan dilaksanakannya pelatihan entrepreneurship, jiwa kewirausahaan dikalangan siswa dapat tumbuh dan berkembang. (up)