Menu

Ditinjau Dirjen Kementerian Perdagangan

  • Jumat, 05 November 2010
  • 500x Dilihat
Ditinjau Dirjen Kementerian Perdagangan
Denpasar (denpasarkota.go.id), Menjamurnya pasar-pasar membuat Kementerian Perdagangan RI merevitalisasi pasar-pasar tradisional yang ada di seluruh Indonesia. Salah satunya akan merevitalisasi Pasar Agung, Desa Peguyangan Kangin dalam waktu dekat. Demikian disampaikan Direktur Jenderal (Dirjen) Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan RI, Subagyo saat meninjau Pasar Agung, Desa Peguyangan Kangin, Kecamatan Denpasar Utara, Jumat (5/11). Peninjauan tersebut didampingi Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, Kadis Perindag Kota Denpasar I Wayan Gatra, Camat Denpasar Utara I Wayan Nuada dan Kepala Pasar Agung I Nyoman Suwarta. Lebih lanjut Subagyo mengatakan revitalisasi pasar tradisional merupakan salah satu program Kementerian Perdaganan RI untuk menjadikan pasar tradisional sebagai sarana perdaganan yang ramah dan segar. Mengingat pasar tradisional merupakan potensi perekonomian yang harus terus di bangun dan dikembangkan. “Kita harapkan daerah-daerah bersama Kementerian Perdaganan harus terus melakukan pembenahan terhadap pasar tradisional,” ujar Subagyo sembari menambahkan hal ini untuk mengantisipasi menjamurnya pasar modern. Revitalisasi pasar menurut Subagyo agar menyentuh keinginan masyarakat dengan demikian masyarakat lebih tertarik bertransaksi di pasar tradisional. Disamping memperbaiki pisik pasar Subagyo juga mengharapkan agar manajemen pasar dikelola dengan baik karena ini merukan kunci dalam memberikan kenayamana pada masyarakat yang bertransaksi. Revitalisasi ini kedepannya menjadikan zonasi pasar dapat tertata dengan baik, sehingga produk yang dijual para pedagang jelas. Terkait dengan hasil peninjauan di Pasar Agung, Subagyo mengaku pada prinsipnya pasar ini telah berjalan dengan baik. Serta banyak usaha yang berkeinginan untuk berdagang di pasar ini, disamping pasar Agung memiliki letak yang strategis. Sementara Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara mengatakan di Denpasar terdapat 33 pasar tradisional. Dari sejumlah pasar tradisional tersebut bebeapa telah direvitalisasi oleh Pemerintah Kota Denpasar seperti pasar Renon dan pasar Sindhu. “Kami ingin segera merevitalisasi pasar tradisional sehingga menjadi pasar yang ramah dan segar,” ujar Rai Iswara. Revitalisasi ini menurut Rai Iswara akan dilakukan secara bertahap. Sedangkan pasar-pasar yang telah direvitalisasi telah dijadikan percontohan untuk daerah-daerah lain sesuai dengan harapan Menteri Perdagangan RI Marie Pengestu saat meresmikan pasar Sindhu. Lebih lanjut Rai Iswara menambahkan revitalisasi pasar tradisional bukan hanya pada fisik namun Pemkot Denpasar telah meningkatkan SDM pengelola pasar melalui pendidikan. Kepala Pasar Agung I Nyoman Suwarta mengatakan saat ini pasar Agung memiliki 61 kios dan dan 8 los serta disediakan tempat untuk pedagang kaki lima. Disamping kesehariannya sebagai pasar tradisional malam harinya Pasar Agung juga dijadikan pasar malam.(Gst)