Menu

DENPASAR KIRIM 3 PERAJINNYA IKUTI PAMERAN ADI WASTRA NUSANTARA

  • Rabu, 15 April 2009
  • 909x Dilihat
DENPASAR KIRIM 3 PERAJINNYA IKUTI PAMERAN ADI WASTRA NUSANTARA
Perhatian Pemerintah Kota Denpasar kepada perajin kecilnya ditunjukkan kembali dengan mengikutsertakan 3 perajin kain di Kota Denpasar dalam event pameran Adi Wastra Nusantara yang berlangsung di Balai Sidang Jakarta. Krisis global yang melanda dunia belakangan ini jangan sampai mematikan kreativitas perajin kecil untuk berinovasi menciptakan karya-karya baru yang memiliki kekhasan sendiri. Demikian disampaikan Kadis Perindag Kota Denpasar disela-sela persiapan keberangkatan menuju Jakarta Selasa (14/4) kemarin. Kabid Bina Usaha Perindag Made Saryawan menambahkan perajin yang diikutsertakan kali ini berjumlah 3 orang masing-masing Salon Cahya Atsuka perajin kain prada, Batik Wong Bali perajin batik bali dan Sekar Jepun perajin tenun bali. Dipilihnya 3 perajin ini disamping karena dinilai memiliki produk yang unik dan khas, juga untuk memberikan ruang promosi bagi para perajin Kota Denpasar. Pada event-event promosi mendatang, perajin yang diikutsertakan berbeda-beda untuk memberikan kesempatan pada perajin lainnya. Disamping promosi melalui event-event pameran, peran teknologi informasi yaitu web e-commerce www.balidenpasartrading.com tetap menjadi media promosi untuk seluruh perajin Kota Denpasar. Pameran Adi Wastra Nusantara sendiri akan dibuka hari ini (Rabu, 15/4) sampai dengan Minggu 19 April mendatang. Pameran yang mengetengahkan warisan budaya nusantara melalui produk kain adat Indonesia ini bertujuan untuk memperkenalkan warisan nusantara kepada masyarakat luas. Pada penyelenggaraan sebelumnya, event ini telah berhasil meraup sukses dengan 40 ribu pengunjung selama 5 hari dengan total transaksi mencapai 20 milyar. Selama pameran, diadakan pula fashion show dari desainer terkemuka, antara lain Poppy Dharsono, Oscar Lawalata, Lenny Agustin, Didi Budiharjo, Anne Avantie, Carmanita, dan lainnya. Perajin Kota Denpasar yang ikut serta pada pameran kali ini optimis produknya dapat diterima masyarakat karena memiliki kekhasan tersendiri dari disain, cara produksi, perpaduan bahan alami dan sebagainya. Melalui event ini mereka berharap dapat memperkenalkan produknya serta memperluas pangsa pasarnya. (up)