DENPASAR GELAR GREAT SALE DAN FESTIVAL JL GAJAH MADA
Setelah melaksanakan Book Great Sale dan I-Tech Great Sale yang dikoordinir oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar beberapa bulan lalu, kini Pemkot Denpasar kembali menggelar Denpasar Great Sale dan Festival Jalan Gajah Mada yang di koordinir oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Denpasar serta Dinas Pariwisata Kota Denpasar. Hal tersebut terungkap saat rapat persiapan yang dihadiri instansi terkait di Ruang Rapat Kantor Bappeda, Kamis (18/9).
Menurut Plt. Kadis Perindag Kota Denpasar, I Wayan Gatra ditemui di sela-sela rapat mengatakan setelah melaksanakan book great sale dan i-tech great sale beberapa bulan lalu, kembali Pemkot Denpasar melaksanakan Denpasar Great Sale di Jalan Gajah Mada, bulan Desember mendatang. â€Melalui great sale yang akan dilaksanakan bulan Desember mendatang, kita harapkan dapat membangkitkan UMKM di Kota Denpasar,†ujar Gatra.
Disamping itu menurutnya melalui kegiatan great sale ini, Jalan Gajah Mada bisa memiliki identitas baru yaitu sebagai wisata belanja dan wisata budaya. Dengan demikian dapat menunjang program pemerintah pusat yaitu Visit Indonesia Years 2008 dan Sigthseeing Kota Denpasar. â€Kita harapkan kegiatan ini akan berlangsung secara berkesinambungan setiap tahun. Dengan demikian Denpasar selain di kenal sebagai kota berwawsan budaya juga dikenal sebagai kota wisata belanja,†jelas Gatra. Saat pelaksanaan Denpasar great sale yang belangsung semingu juga diadakan karnaval endek, bazaar outdor serta food heritage.
Sementara Kepala Dinas Pariwista Kota Denpasar, I Putu Budiasa mengatakan selain kegiatan Denpasar great sale, Pemkot Denpasar juga melaksanakan festifal Jalan Gajah Mada. â€Denpasar Great Sale dan Festifal Jl. Gajah Mada merupakan suatu perpaduan untuk mendukung wisata belanja dan Denpasar berwawasan budaya,†ujar Putu Budiasa. Disamping itu Putu Budiasa menambahkan mengingat Jl. Gajah Mada merupakan memorable place yang berdampak bagi pariwisata, masyarakat, pemerintah termasuk pengusaha juga budaya, maka dengan adanya kegitan semacam ini diharapkan Jl. Gajah Mada mendapat penguatan diferensi untuk menunjak Denpasar sebgai kota berwawasan budaya. Dalam kegiatan festifal budaya akan ditampilkan kesenian klosal tradisional, hiburan dan balinese culture night.(Gst)