Menu

DENPASAR BOOK GREAT SALE KERAHKAN PENGUNJUNG DARI SISWA SEKOLAH

  • Jumat, 23 Mei 2008
  • 472x Dilihat
DENPASAR BOOK GREAT SALE KERAHKAN PENGUNJUNG DARI SISWA SEKOLAH
Pengalaman adalah guru yang terbaik. Kata-kata itu sudah sering kita dengar. Dalam pelaksanaan Denpasar Book Great Sale 9 s/d 13 Juni mendatang juga akan bercermin dari pengalaman-pengalaman sebelumnya khususnya hambatan-hambatan yang terjadi. Demikian yang menjadi harapan peserta rapat persiapan Denpasar Book Great Sale yang dilakukan Jumat (23/5) di Kantor Dinas Perindag Kota Denpasar. Salah satu peserta rapat dari LPBA minta agar panitia bisa menyiasati jumlah pengunjung supaya tidak sepi seperti pameran Hardiknas Dinas Pendidikan, dimana sekolah-sekolah tidak memiliki waktu untuk mengerahkan siswa. Untuk itu akan disiasati dengan mewajibkan siswa sekolah untuk hadir dengan jadwal yang akan diberikan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan. Hal ini didukung pula bahwa siswa sekolah pada saat itu masih berada di sekolah namun tidak melakukan aktivitas pembelajaran seperti mengurus administrasi kelulusan, class meeting dan lainnya sehingga memungkinkan untuk dikerahkan ke tempat kegiatan. Stand pameran akan menghadap ke timur atau berhadapan dengan sekolah yang berada dalam areal kegiatan seperti Saraswati dan SMUN 1. Kondisi cuaca yang kini tidak menentu, menjadi perhatian serius bagi peserta rapat. Tak kalah penting masalah keamanan mengingat Pedestrian Jl.Kamboja merupakan areal terbuka. Mengenai masalah cuaca, tenda yang digunakan adalah tenda anti air sehingga dijamin tidak bocor. Kalaupun bocor akan segera diganti. Masalah keamanan akan diantisipasi dengan melibatkan unsur Poltabes, Desa Pekraman melalui Pecalang, Dinas Trantib Dan Sat Pol PP serta panitia jaga. Antusiasme peserta yang terdiri dari lembaga pendidikan, asuransi dan bank ini terlihat sepanjang rapat. Orang tua siswa juga diusahakan untuk hadir agar bisa menerima informasi tentang produk-produk layanan biaya pendidikan yang dimiliki oleh bank maupun program-program pendidikan dari lembaga yang ada. Mereka meminta selain publikasi nama peserta juga diumumkan profil peserta, materi pameran yang dimiliki dan keunggulan-keunggulan dari peserta. Hal ini nantinya akan diumumkan oleh pembawa acara selama pelaksanaan kegiatan. Pihak penyelenggara dalam hal ini Dinas Perindag optimis dapat mendatangkan peserta dengan persiapan yang telah dilakukan. Sasaran siswa sekolah untuk hadir telah terjadwal dari siswa SD sampai SMA dan tak menutup kemungkinan undangan kepada universitas. Ini didukung pula dengan pengisi acara dan partisi mading dari kalangan siswa sehingga lebih menarik minat pengunjung dari kalangan pelajar. Orang tua siswa juga dirasa akan banyak hadir untuk mendampingi anak-anaknya membeli buku. (up)