Menu

BENTUK WIRAUSAHA BARU, BESMFE SELENGGARAKAN PEMBEKALAN EQUITECH DI UKM CENTRE

  • Senin, 02 Agustus 2010
  • 1022x Dilihat
BENTUK WIRAUSAHA BARU, BESMFE SELENGGARAKAN PEMBEKALAN EQUITECH DI UKM CENTRE
Komitmen Pemerintah Kota Denpasar untuk memajukan UKM dan ekonomi kreatif memang tidak perlu diragukan lagi. Salah satu wujud nyatanya adalah dengan menggandeng perguruan tinggi di Bali yang memiliki semangat pengembangan ekonomi kerakyatan. Fakultas Ekonomi Universitas Udayana merupakan salah satu institusi akademis yang digandeng Pemerintah Kota melalui penandatanganan Perjanjian Kerjasama yang ditandatangani 19 Pebruari silam. Perjanjian Kerjasama tersebut mengatur tentang pengelolaan dan pemanfaatan UKM Centre di Lantai V Pasar Kumbasari sebagai pusat pengelitian dan pengembangan ekonomi kreatif. Menindaklanjuti perjanjian kerjasama tersebut, Badan Eksekutif Senat Mahasiswa Fakultas Ekonomi (BESMFE) Universitas Udayana menyelenggarakan Pembekalan 3 besar finalis Equilibrium Entrepreneur Challenge 2010 di UKM Centre hari minggu (1/8) kemarin. Equilibrium Entrepreneur Challenge atau disingkat Equitech merupakan ajang penciptaan wirausaha baru dikalangan mahasiswa maupun masyarakat pada umumnya. Menurut Ketua Panitia Pelaksana A.A.Ngr.Kameswara Suryawarman, tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini antara lain menumbuhkembangkan jiwa kewirausahaan di kalangan mahasiswa ataupun masyarakat pada umumnya, menjadi wadah bagi para wirausaha muda untuk dapat meningkatkan kreatifitas, memotivasi para pemuda untuk membuka lapangan pekerjaan serta berkontribusi positif dan menginspirasi lingkungannya. Setelah mengikuti workshop untuk menggali ide-ide bisnis kreatif 5 Juni kemarin di Aula Disdikpora Propinsi Bali, 130 orang peserta mengumpulkan proposal bisnis mereka. Proposal-proposal tersebut kemudian diseleksi kembali dengan melibatkan Ketua HIPMI Bali Bapak Nyoman Seniweca, perwakilan Kadin Bali Bapak Ketut Siola dan Dosen FE Unud Bapak Dewa Wiratmaja. Seleksi dilakukan untuk menyaring proposal menjadi 3 besar finalis dan diberikan bantuan dana masing-masing 5 juta rupiah. Ketiga finalis tersebut yaitu Viva Jamur Crispy oleh Vudha Wisnala, Uswatun Hasanah dan Adhitya Kurniawan Santoso, Mercusy Creative Production oleh S.A.Pt. Pipiet Sri Widari dan I Dw. Alit Dirga Antereja, serta Aksesories Organik oleh I Nym. Cakra Wibawa dan Pande Ayu Pt. Rissa Cempaka. Para finalis tersebut kemudian diberikan pembekalan agar lebih mantap dalam memulai usahanya. Materi pembekalan adalah tentang produksi, keuangan dan pemasaran yang diberikan oleh Bapak Dewa Nyoman Wiratmaja serta Ketut Siola. Pada kesempatan itu pula ketiga finalis menandatangani perjanjian usaha yang isinya menyatakan kesungguhan mereka dalam mengelola usaha. Setiap bulan panitia akan melaksanakan peninjauan lapangan sampai Pebruari tahun 2011. Dari 3 finalis tersebut akan dipilih satu terbaik dari segi pertumbuhan usaha untuk diberikan hadiah 1 juta rupiah. Pembantu Dekan III FE Unud Bapak Ida Bagus Badjra dalam sambutannya mengungkapkan hal ini adalah wujud nyata dukungan civitas akademika FE Unud terhadap program pemerintah menumbuhkembangkan wirausaha. Dikatakannya bahwa FE Unud telah memiliki komunitas wirausaha muda yang diharapkan mampu menciptakan lapangan usaha baru dan senantiasa eksis sebagai tulang punggung penggerak perekonomian. Ditemui ditempat terpisah, Kadis Perindag Drs. I Wayan Gatra,M.Si. menyambut baik langkah yang dilakukan Fakultas Ekonomi. Dengan program seperti ini wirausaha muda akan banyak bermunculan. Selain itu UKM Centre yang digagas Bapak Walikota Denpasar dapat menjalankan tugasnya memfasilitasi terbentuknya wirausaha baru. Wayan Gatra menambahkan, selain berfungsi sebagai tempat pelatihan atau pertemuan, UKM Centre juga memiliki fasilitas sanggar telematika sebagai pusat pengembangan e-commerce yang dapat dimanfaatkan para pengusaha. Tahun 2010 ini sebanyak 100 UKM telah bergabung sehingga jumlah anggota kini mencapai 263 UKM dengan jumlah produk lebih dari 2000 produk. Selain itu UKM Centre juga menjadi tempat pelatihan internet bagi anggota e-commerce. Pada tahun 2010 pula direncanakan pelatihan bagi 80 anggota. Selain itu anggota juga berhak mendapat pendampingan tata cara penggunaan web. Pendampingan dapat dilakukan kapan saja sesuai kebutuhan anggota dimana anggota yang ingin berlatih dapat datang langsung ke UKM Centre dan mendapat kejelasan dari instruktur. Web site e-commerce www.balidenpasartrading.com benar-benar terbukti menjadi sarana promosi gratis produk UKM di dunia maya serta meningkatkan kemampuan UKM dalam penguasaan teknologi informasi. Kedepan diharapkan wirausaha-wirausaha baru ini dapat pula memanfaatkan e-commerce untuk kepentingan usaha. (up)