Menu

BELAJAR CERDAS MENGGUNAKAN INTERNET

  • Rabu, 11 Juni 2008
  • 1330x Dilihat
BELAJAR CERDAS MENGGUNAKAN INTERNET
FOKUS PADA APA YANG DICARI. Keberadaan media internet sekarang ini tentu sudah mendunia. Hampir di segala aspek kehidupan, media ini telah manjadi jembatan yang menghubungkan satu dengan lainnya. Untuk itu pembelajaran tentang penggunaan internet harus ditanamkan sejak dini kepada masyarakat. Sebab diera teknologi informasi, siapa yang tidak menguasai internet pasti akan ketinggalan. Demikian salah satu yang menjadi pokok pembicaraan dalam Talk Show ”Belajar Cerdas Menggunakan Internet” yang diselenggarakan dalam event Denpasar Book Great Sale di Pedestrian Jalan Kamboja kemarin (10/6) malam. Talk show dihadiri oleh Bapak Baron dari PT Telkom, Bapak Kt. Kartika dan Pt. Sugiartha dari ASPILUKI Bali sebagai pembicara. Belajar dengan menggunakan media internet memang bisa dilakukan oleh siapa saja. Ini dikarenakan di media tersebut, kita dapat memperoleh informasi tentang apa saja yang kita inginkan. Ketut Kartika yang juga Ketua Sanggar Telematika RIMO ini mengatakan, situs-situs seperti google, yahoo, dan wikipedia adalah beberapa dari sekian banyak situs yang menawarkan pencarian informasi secara cepat. ”Tentu saja pada saat pencarian, kita harus menggunakan kata kunci yang tepat, agar memperoleh jawaban yang tepat pula” demikian disampaikan Bapak yang pernah selama 4 bulan berada di negeri paman sam mengerjakan project IT tersebut. Ditanya soal banyaknya situs-situs porno yang beredar, Bapak Baron dari PT Telkom mengingatkan bahwa itu semua berpulang kepada diri kita sendiri, ”Kita harus bisa fokus kepada apa yang kita cari”. Menurutnya, pengakses situs porno jumlahnya tidaklah terlalu besar. Bagi pengguna internet pemula, situs-situs ini memang menjadi incaran, demikian pula dengan situs-situs game online. Namun lambat laun, pencarian informasi dan pengetahuan akan menjadi prioritas mereka. “Ini tentu saja tak lepas dari sifat keingintahuan masyarakat terhadap hal-hal tertentu”. Ini didasarkan pada survey yang dilakukan PT Telkom selepas program e-banjar yang digagas dengan menampilkan profil masing-masing banjar yang tergabung didalamnya. Ketut Kartika menambahkan “Sebagai contoh apabila kita mencari informasi pengetahuan tentang reproduksi manusia, yang kita harapkan keluar adalah pengetahuan tentang bagian-bagian tubuh biologis kita yang berfungsi sebagai alat reproduksi, namun tidak menutup kemungkinan ada saja situs yang berbau porno muncul disitu (daftar situs jawaban yang disediakan situs pencari seperti google, yahoo dll.) . Disinilah pentingnya kata kunci yang tepat dalam pencarian dan fokus kita terhadap informasi yang kita ingin peroleh sehingga secara otomatis pikiran kita dapat menyaring informasi secara benar”. Dewa Dharendra, Kadis Perindag Kota Denpasar yang hadir sebagai peserta menambahkan, internet dulunya terkesan mahal, hanya digunakan oleh orang-orang pintar, dan sulit digunakan. Namun kenyataannya, petanipun bisa menggunakan internet. Ini berdasarkan pengalaman beliau ketika mengunjungi petani di desa Pancasari Bedugul dimana petani disana sudah membentuk suatu sanggar untuk mencari informasi tentang bibit, tata cara bercocok tanam, sekaligus memasarkan hasil komoditi pertanian mereka. Sementara Wayan Gatra Kasubdin Perdagangan menghimbau kepada segenap pihak yang berkompeten dalam bidang IT untuk membantu pembelajaran kepada masyarakat tentang IT, mengingat pentingnya penguasaan ini dimasa sekarang dan diakan datang. Hal ini sejalan dengan program Pemerintah Kota Denpasar dengan membantu perajin untuk melatih dan membantu promosi pemasaran produknya melalui web site www.balidenpasartrading.com (up)