“DENPASAR FESTIVAL 2010â€
Denpasar (denpasarkota.go.id), Keikutsertaan para pedagang dalam event Denpasar Festival sejak pertama digelar terus mengalami peningkatan. Peningkatan tidak saja ditunjukkan dari sisi kwantitas saja namun dari sisi kwalitas juga. Demikian disampaikan I Dewa Made Agung, SE.,M.Si Kepala Bagian Ekonomi Setda Kota Denpasar selaku koordintor kuliner ditemui saat melakukan persiapan jelang digelarnya Denpasar Festival 28 hingga 31 Desember 2010 di kawasan Catur Muka dan Gajah Mada, Minggu (26/12).
Dijelaskan, penataan menurut Dewa Agung sudah dilakukan sejak jauh hari sebelumnya mengingat jumlah peserta kali ini cukup banyak yaitu 110 pedagang sementara ruang yang tersedia sangat terbatas. Adapun produk unggulan kuliner yang ditampilkan hampir sama dengan tahun lalu seperti; be guling, ayam guling, betutu, berbagai jenis jajanan bali, minuman dan lain-lain. Mengingat terbatasnya ruang yang tersedia pihaknya juga berupaya untuk melakukan penataan secara maksimal dengan memanfaatkan trotoar sebagai lokasi stand. Dengan dimanfaatkannya trotoar khusus di kawasan Gajah Mada sebagai tempat berjualan paling tidak diharapkan mampu memberi ruang yang lebih nyaman bagi para pengunjung.
Dengan spirit Food Festival, peserta kuliner kali ini juga akan dinilai baik segi cita rasanya, hygienis, penyajian, penampilan, kebersihan dan lain-lain. Bahkan pihaknya sengaja menunjuk juri dari berbagai instansi terkait yang sudah berkompeten di bidangnya seperti; Bagian Ekonomi, Kesehatan, Perdagangan, ICA Bali dan Pariwisata. Hal ini dimaksudkan agar peserta benar-benar dinilai obyektif sehingga yang terpilih nantinya benar-benar yang terbaik. Untuk menimbulkan citra yang elegan, masing-masing peserta juga diwajibkan mengenakan pakaian adat madia dilengkapi dengan celemek, tengkuluk, pin dan papan nama. Untuk menjaga kebersihan pihaknya juga mewajibkan peserta untuk melengkapi standnya dengan 2 buah tong sampah yaitu satu untuk sampah organik satunya lagi untuk sampah an-organik. Dengan terpilahnya sampah tesebut tentu akan memudahkan para petugas DKP dalam menjalankan tugasnya disamping ada edukasi bagi masyarakat khususnya para pedagang itu sendiri. Dengan adanya penilaian ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan dan keterampilan para pedagang dalam mengelola usahanya terutama mampu meningkatkan cita rasa masakan disamping tetap berupaya menjaga kebersihan, hygienis serta kemasan. Untuk menjamin tidak terjadinya fluktuasi harga pihaknya juga mewajibkan para pedagang untuk mencantumkan daftar menu lengkap dengan harganya. (Sdn)